Posts

Prediksi Harga Emas 2024, UBS: Bisa Capai $2.200

Image
  Harga  emas  naik 6,5%  year-to-date /ytd dengan pergerakan harga koreksi lebih rendah dalam beberapa hari terakhir karena menguatnya  dolar . Dalam sebuah laporan kepada klien yang dikirim pada hari Selasa, analis UBS menyoroti peran penting yang dimainkan oleh bank-bank sentral dan perubahan sikap terhadap emas dalam mendukung nilai logam mulia ini selama satu dekade terakhir. Permintaan Bank Sentral untuk Emas Diperkirakan Meningkat Selama bertahun-tahun, bank-bank sentral merupakan penjual emas ( net sellers ) atau mengakumulasi emas dalam jumlah yang relatif kecil. Namun, tren ini mulai berubah selama dan setelah krisis keuangan global (GFC) pada tahun 2008, ketika program pelonggaran kuantitatif diimplementasikan, terutama oleh Federal Reserve. Bank-bank sentral mulai melihat emas sebagai sarana diversifikasi. Peristiwa geopolitik baru ini, seperti perang di Ukraina dan sanksi terkait terhadap bank sentral Rusia oleh negara-negara Barat, telah mempercepa...

Emas Melemah akibat Kuatnya Dolar dan Yield AS

Image
  Harga emas turun pada penutupan Selasa (06/09). Mata uang AS dan yields obligasi tetap kuat sebelum serangkaian Fed  speakers  tampil minggu ini. Sementara logam kuning raih peningkatan yang kuat selama dua minggu terakhir, logam mulia ini telah berusaha untuk membuat kemajuan dalam beberapa sesi terakhir, terutama karena  dollr  dan  yields  tetap tangguh meskipun ada tanda-tanda pendinginan aktivitas ekonomi AS. Ekspektasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama telah membuat minat investor terhadap emas terbatas, dengan indikator  pekerjaan  dan  inflasi  baru-baru ini menunjukkan bahwa bank sentral masih perlu mempertahankan kebijakan yang ketat dalam waktu dekat. Emas berjangka  Desember  yang paling aktif di Comex New York ditutup turun 0,58% di $1.951,85/oz di akhir Selasa (05/09) menurut data Investing.com. Emas spot  turun 0,5% menjadi $1.926,71/oz. Fed  speakers  ditunggu...

Harga Emas Dunia Dekati Level Tertinggi dalam Sebulan

Image
 Harga emas dunia naik mendekati level tertinggi dalam sebulan pada akhir perdagangan Senin (4/9/2023) waktu setempat atau Selasa (5/9/2023) pagi waktu Indonesia Barat. Kenaikan itu berkat pelemahan dollar AS dan prospek bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) akan melakukan jeda kenaikan suku bunga pada tahun ini. Mengutip  CNBC , harga emas di pasar spot naik 0,3 persen ke 1.945,40 dollar AS per ons. Sementara harga emas berjangka Comex New York Exchange yang naik 0,2 persen ke 1.971,70 dollar AS per ons. Pada perdagangan kemarin, indeks dollar AS turun 0,14 persen ke level 104,09. Pelemahan ini membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga mendorong minat pada emas. "Harga emas berada di bawah resistensi pada level 1.951 dollar AS dalam kondisi volume perdagangan yang tipis karena hari libur AS,” kata Kepala Analis Pasar KCM Trade Tim Waterer. "Logam mulia kemungkinan akan berga...

Harga Emas Naik Khawatir Rate Hike Berkurang, Optimisme China Dorong Tembaga

Image
  Harga emas naik pada Senin (04/09), memperpanjang penguatan dari sesi sebelumnya usai data tenaga kerja AS yang beragam memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga. Gagasan ini membebani  dolar  dan  Treasury yields , memungkinkan logam mulia untuk menguat karena potensi kenaikan yang lebih sedikit dalam biaya peluang membelinya. Dolar yang lebih rendah juga membantu memacu peningkatan tembaga, dengan logam merah diuntungkan dari meningkatnya optimisme atas langkah-langkah stimulus di negara importir utama China, serta tanda-tanda pemulihan  aktivitas bisnis China . Fokus saat ini tertuju pada banyak laporan indikator ekonomi dari China minggu ini, serta isyarat lanjutan mengenai ekonomi AS dan kenaikan suku bunga di masa depan. Namun perdagangan di pasar logam diperkirakan akan tetap terbatas pada hari Senin, karena libur pasar di AS. Emas spot  naik 0,2% menjadi $1.944,80/oz, sementara  emas berjangka  yang akan ...

Emas Turun tapi Tetap di atas $1.900; Rilis Inflasi Tinggi sebelum Data Pekerjaan Kunci

Image
Harga emas bertahan di atas level kunci tengah $1.900 pada hari Kamis (31/08) tetapi sedikit turun setelah data inflasi yang lebih tinggi mendorong kekhawatiran atas kenaikan suku bunga The Fed - bahkan ketika perkiraan menunjukkan potensi penurunan tajam jumlah pekerjaan AS untuk bulan Agustus. Ekonom memperkirakan  non-farm payrolls  untuk bulan lalu hanya 170.000 lebih tinggi dari penambahan 187.000 di bulan Juli - menandai ekspansi bulanan terkecil dalam pekerjaan sejak Februari 2021. Federal Reserve mengamati semua data pekerjaan AS, serta upah, bak  hawkish  untuk menentukan dampaknya terhadap inflasi dan bagaimana hal itu bisa mempengaruhi keputusan suku bunga yang akan datang pada 20 September. Data inflasi terpisah, yang disebut indeks  Personal Consumption Expenditures , atau  PCE , yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan ekspansi 3,3% pada tahun ini hingga Juli - tergelincir lebih jauh dari target tahunan 2% Fed. Hal ini menimbulkan kekhawatiran...

Harga Emas Dunia Capai Level Tertinggi dalam Sebulan

Image
  Harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam hampir sebulan pada akhir perdagangan Rabu (30/8/2023) waktu setempat atau Kamis pagi WIB. Penguatan emas didorong serangkaian data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang melemah. Kondisi ini memperkuat spekulasi pasar bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mungkin harus menghentikan sementara kenaikan suku bunganya. Mengutip  CNBC , harga emas dunia di pasar spot naik 0,5 persen ke 1.945,81 dollar AS per ons, tepat di bawah level tertinggi yang dicapai sejak 2 Agustus 2023. Begitu pula dengan harga emas berjangka Comex New York Exchange yang naik 0,5 persen ke 1.974 dollar AS per ons. Laporan perusahaan penggajian ADP pada Rabu kemarin, menunjukkan bahwa lapangan kerja sektor swasta mengalami perlambatan. Pertumbuhan lapangan kerja swasta mencapai 177.000 pada Agustus, jauh di bawah angka pada Juli yang sebesar 371.000 pekerjaan. Di sisi lain, Biro Analisis Ekonomi AS merilis estimasi pertumbuhan ekonomi atau produk d...

Emas melonjak, data ekonomi AS tekan dolar dan imbal hasil obligasi

Image
Harga emas naik tajam mencapai level tertinggi dalam tiga minggu pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mencatat kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut, karena data ekonomi AS yang lebih buruk dari perkiraan menekan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 18,30 dolar AS atau 0,94 persen menjadi ditutup pada 1.965,10 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di 1.966,50 dolar AS dan terendah di 1.941,70 dolar AS. Emas berjangka terangkat 6,90 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.946,80 dolar AS pada Senin (28/8/2023), setelah jatuh 7,20 dolar AS atau 0,37 persen menjadi 1.939,90 dolar AS pada Jumat (25/8/2023), dan merosot 1,00 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.947,10 dolar AS pada Kamis (24/8/2023). "Harga mendapat dorongan dari pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS didukung data JOLTS (Job Openings and Labor Turnover Su...